Total Tayangan Halaman

Senin, 08 Juni 2015

Yukigami Bab 6

UPDATE: 7 Juni 2015

Setahun berlalu sejak kejadian itu. Tidak, ini sudah lebih dari setahun.
Pada akhirnya aku hanya berharap pada sesuatu yang tidak mungkin. Entah kenapa hati ini selalu berdoa agar Reiko kembali, walaupun pikiranku sepenuhnya tahu hal itu hanyalah tabu...
Aku berjalan sendirian di trotoar, ditengah keramaian jalan raya. Shigeru? Dia sudah pulang sedari tadi.
Yah, seperti yang kau lihat. Aku mengambil jalan yang bukan menuju rumahku.
Ngomong-ngomong, salju pertama turun hari ini. Lagi-lagi aroma kehangatan dari salju ini tercium.
Tapi, kenapa yang satu ini terasa sedikit berbeda?
Entahlah, tapi yang pasti aku merasa dibodohi. Tidak, mungkin diriku yang bodoh. Bagaimana aku bisa percaya pada rumor murahan seperti itu?
Bagaimanapun juga, rasanya rasa sesal ini tak dapat terhindarkan.
....
Huh? Apa yang terjadi? Kenapa aku tertidur di trotoar?
Normal POV
Flashback on
Touko masih berjalan menunduk. Rasa sesalnya tak dapat hilang. Salju pertama musim dingin ini semakin mengingatkannya pada kenangan pilu setahun lalu.
Tiba-tiba angin berhembus secara aneh disamping Touko.
Ia tahu itu bukan angin biasa. Ini adalah aura seorang ayakashi berlevel tinggi. Ah tidak, ini lebih seperti “dewa” nya ayakashi. Tapi, hanya sekelebat bayangan yang bisa Touko lihat.
“Maaf, apakah anda ayakashi berlevel tinggi?” Tanya Touko memberanikan diri. Yah, disaat-saat seperti ini sifat “sangat penasaran” nya malah kembali.
“Ah? Iya. Seperti itulah...” Jawabnya malu-malu. “Jadi, kenapa kau memilih berbicara padaku padahal kau hanya bisa mendengar suaraku?” Kali ini suara perempuan lembut itu terdengar serius.
Touko menelan ludah, ayakashi ini kuat sekali. Sampai-sampai ia tahu bahwa Touko hanya bisa mendengarnya suaranya.
“Tidak, saya hanya ingin mengobrol sedikit dengan ayakashi. Sudah lama saya tidak melakukannya.” Jawab Touko ragu, biasanya dewa ayakashi sedikit lebih sensitif daripada ayakashi kelas bawah yang biasa ia lihat.
“Hm..., begitu ya? Kalau begitu...”
Dari auranya, ayakashi itu terasa mendekat. Dekat sekali sampai-sampai Touko merinding dibuatnya.
‘... harapanmu, terdengar keras dan jelas!’
Kali ini suara ayakashi itu aneh. Terdengar berbisik, tetapi tegas dan terus mengalir dalam hati Touko.
“Aduh!” Teriak Touko sambil memegang jidatnya dan secara reflex matanya tertutup.
Sepertinya ayakashi itu memukulnya...
Dan ketika mata Touko terbuka secara perlahan...
“A...apa?!” Kata Touko setengah berteriak. Entah kaget atau takut. “A...aku bisa melihat ayakashi level tinggi?!”

Kali ini terlihat jelas ekspresi ketakutan dari Touko. Ia memang bisa melihat youkai dan ayakashi walaupun hanya yang berlevel rendah. Tetapi, dia tak pernah menginginkan untuk melihat mereka yang berlevel tinggi. Kenapa? Dia takut. Yah, sama takutnya seperti orang biasa. Bukan hanya itu, orang berkekuatan spiritual lemah seperti dia, bila sampai tak sengaja melihat ayakashi berlevel tinggi maka tubuh dan kekuatannya akan melemah. Bisa jadi, mereka akan sakit bahkan mati.
----Bersambung---
#NulisRandom2015 Day 7

Tidak ada komentar:

Posting Komentar